Sebelum kita pertanyakan mengenai struktur jembatannya, model, apalagi namanya. Kita bahas dulu yang ringan-ringan dan siple dulu. Setuju kan? setuju aja deh, biar artikelnya lanjut.
Nah, seperti yang kita tau jarak antara Banyuwangi dan Pulau Bali adalah sekitar 10 km dan untuk menghubungakan kedua pulau ini alat transportasi satu-satunya dari jalur darat, kita masih bergantung pada jasa kapal ferry dengan jarak tempuh, dulu sih sekitar 30 menitan tapi sekarang 30 menit molor-molor, 1 jam kurang tepatnya. Tidak ada lagi alternatif jalur transportasi selain laut yang membuat sering terjadinya antrian panjang kendaraan dalam pelabuhan, belum lagi saat pelabuhan terpaksa ditutup karena cuaca buruk, wahh parah banget tuh, antrian ratusan kendaraan sampai luar pelabuhanpun terjadi. Dan dampaknya pun juga berimbas pada roda perekonomian yang pasti terhambat pula.
Ya mungkin salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan di atas adalah dengan pembangunan sebuah jembatan yang menghubungkan Banyuwangi dengan bali, mengingat pertumbuhan kepadatan kendaraan yang setiap hari terus meningkat.
Tapi saya yakin pembangunan sebuah jembatan ini bukan tanpa kendala, pasti ada hambatan dan kendala untuk mewujutkanya, seperti...emmmm...emmmm...emmmm...masih belum terfikirkan.
nah,sekian dulu artikel tentang jembatan Baba (kalau jadi), semoga bermanfaat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar